No. Inv.

: -

Nama Benda Koleksi

: Wayang Sadat

Jenis Koleksi

: Etnografika | Kulit

Deskripsi:

Kesenian wayang sadat ini dipergunakan untuk visualisasi keislaman dengan suasana pesantren namun masih menggunakan dasar budaya jawa. Bentuk wayang sadat ini jelas berbeda dengan wayang purwa, wayang gedog, wayang beber ataupun wayang menak. Bentuk Wayang sadat berwanda mendekati realistik dan hampir menyerupai wayang suluh atau wayang wahyu. Wayang ini memakai jubah, tutup kepala seperti sorban jadi berbeda dengan bentuk wayang kulit lainnya. Bahkan sebuah gending utama sengaja diciptakan untuk pergelaran tersebut bernama gending istigfar. Cara mempergelarkan wayang kulit sadat menggunakan panggung yang dibuka dengan iringan bedug dan dalang memulai dengan mengucapkan Assalamualaikum yang dijawab oleh para penonton dengan salam pula. Para nayaganya (pengrawit) memakai sorban putih. Lakon yang dibawakan bertema cerita para Wali Sanga dan kisah penyebaran agama Islam di Jawa. Misalnya cerita tentang Sunan Kalijaga, yang aslinya bernama Raden Said Putera Adipati Tuban, dimana pada masa lalu Raden Said adalah seorang perampok. Setelah bertemu dengan Sunan Bonang dan diberi pelajaran agama, Raden Said melanjutkan dakwah dari Sunan Bonang dan dikenal sebagai Sunan Kalijaga.